PENGARUH AWRAD ZIKIR DALAM KEHIDUPAN
PENGARUH AWRAD ZIKIR
DALAM KEHIDUPAN
Ubes Nur Islam
Alternatif & Solusi - Awrod zikir yang dibaca seseorang ternyata memiliki pengaruh
kuat bagi si pelakunya (yang berzikir). Pengaruh ini jenisnya semacam cahaya
magnetis, atau aura bioenergi yang mampu memberikan efek positif dam
detoksifikasi bagi si pelaku zikir.
Menurut para ahli hikmah, zikir memiliki pengaruh yang kuat
terhadap kecemerlangan cahaya batin. Hati yang selalu terisi dengan Cahaya
Zikir akan memancarkan Nur Allah dan keberadaannya akan mempengaruhi perilaku
yang serba positif. Kebiasaan melakukan zikir dengan baik akan menimbulkan
ketentraman hati dan menumbuhkan sifat ikhlas. Hikmah zikir amat besar bisa
membangkitkan kekauatan indra keenamnya (batinnya).
Ditinjau dari sisi kekuatan batin, zikir merupakan metode
membentuk dan memperkuat Niat Hati, sehingga dengan izin Allah SWT, apa yang
terdapat dalam hati, itu pula yang akan di kabulkan oleh Allah SWT. Dengan kata
lain, zikir memiliki beberapa manfaat, di antaranya, Membentuk, Memperkuat
Kehendak, Mempertajam Batin, sekaligus bernilai Ibadah. Dengan zikir berarti
membersihkan dinding kaca batin, ibarat sebuah bohlam lampu yang tertutup kaca
yang kotor, meyebabkan cahaya-sinarnya tidak muncul keluar secara maksimal.
Melalui zikir, berarti membersihkan kotoran yang melekat sehingga kaca menjadi
bersih dan cahaya-sinarnya bisa memancar keluar.
Wiridan adalah mekanisme ritual bagaimana mampu membangkitkan
diri selalu berkoneksi dengan kholik, Zat pencipta. Zikir adalah fenomena
kesadaran diri, bahwa dirinya sedang bertatap muka dengan sang khalik itu. Jadi
wiridan adalah kalimat atau media kata yang terus menerus dibaca seseorang untuk
memberi efek sadar diri bahwa dirinya selalu bersama dan dilihat selalu oleh
sang kholik.
Ahli tasawwuf mengklasifikasi teknik zikir menjadi dua, zikir
jahar dan khofiy. Zikir jahar adalah ungkapan zikir yang diucapkan atau
dilafalkan secara terang melalui lisan atau mulut. Sedangkan zikir khofi adalah
zikir yang dilakukan bukan dengan mulut tetapi dengan gerakan hati yang
diliputi oleh konsentrasi pikiran. Bagi para ahli pengamal thoriqah, jenis
zikir ini secara otomatis dilakukan secara bersamaan. Mekanisme sisesuaikan
dengan terma dan situasi yang sudah diatur sedemikian rupa.
Pengaruh umum dari aktifitas zikir bisa terlihat dari
sipengamalnya. Pengaruh ini dapat terlihat secara nyata. Dalam kajian tasawwuf,
pengarur zikir ada yang disebut pertama, NAR, yaitu suatu fenomena dimana
seseorang pelaku zikir memiliki kekutan magis, namun kekuatan nya ini masih
kasar, masih ada kandungan sahwati dan pengaruh nafsu masih masih mengelilingi
dirinya. Bahkan pengaruh nafsunya cukup besar, tidak heran, manakala si
pengamal zikir tingkat ini kadang karakternya sedikit ganas dan kasar, sedikit
sombong dan kaku.
Kedua, yaitu pengaruh yang disebut NUR, yaitu suatu fenomena
dimana seseorang pelaku zikir memiliki kekutan magis, namun kekuatannya ini
sudah lembut, kandungan sahwati dan pengaruh nafsu sudah mengurang bahkan
mungkin tidak ada, kalupun ada sangat kecil. Oleh karenanya, kekauatan megisnya
sangat tinggi, tak hanya roh jiwaninya mampu tembus ke alam semesta bahkan
jasad kasarnya pun bisa menembus hal-hal kasar, tembus gunung, tembus lautan,
mampu tembus ke ruang langgit dan bisa masuk ke ruang bumi. Bumi, langit dan
semua yang kasar sama saja, tidak bedanya seperti angin saja. Masih bingung
statement tersebut. Sekarang bisa anda buktikan sendiri, namun sebelumnya Anda
harus menjadi pengamal thoriqah yang baik dulu.
Masyarakat Indonesia, sebagai bangsa yang memiliki kaya akan
kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan beridentitasi kepada agama-agama
yang dianutnya, terutama mereka yang menganut ajaran Islam sepatutnya mencoba
apa itu berzikir sesuai thoriqah, maka secara mandiri, mereka akan memiliki
kemapuan maksimal dalam dirinya akan terlihat. Ayo buktikan! (ubes Nur Islam).



Comments
Post a Comment