KEUTAMAAN SHOLAT
KEUTAMAAN SHOLAT
Ubes Nur Islam
Alternatif & Solusi - Ibadah shalat sebagai salah satu bagian penting
dari ibadah dalam Islam, sebagaimana
bentuk ibadah yang lain juga memiliki banyak keistimewaan. Ia tidak hanya
memiliki hikmah spesifik dalam setiap gerakan dan rukunnya, akan tetapi, secara
umum shalat juga memiliki pengaruh drastis terhadap perkembangan kepribadian
seorang muslim. Hal itu, Tentu saja
tidak serta merta dan langsung kita dapatkan dengan kontan dan instan
dalam pelaksanaan shalat. Manfaatnya tanpa terasa dan secara gradual akan masuk
dalam diri muslim yang taat melaksanakannya.
Ibadah Sholat memiliki keutaman khusus bagi para
pelakunya, sebagaimana sebuah riwayat tercatat bahwa, suatu ketika Abdullah bin
Mas'ud bertanya pada Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam, "Wahai
Rasulullah pekerjaan apa yang paling Allah cintai?" Beliau menjawab,
"Shalat pada waktunya". Ia bertanya, "Lalu apalagi ya
Rasul?" Beliau menjawab, "Taat kepada orang tua." Ia bertanya: "Lalu
apalagi Ya Rasul?" Beliau menjawab: "Jihad di jalan Allah." (HR.
Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Ahmad, Dârul Quthni dan yang lainnya)
Hadis di atas diriwayatkan lebih dari satu imam,
sebut saja Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa'i, Ahmad, Dârul Quthni dan yang
lainnya. Hadis ini cukup menarik
perhatian kita, selain perawinya yang banyak, kandungan hadis di atas pun layak
untuk dicermati. Mengapa shalat tepat pada waktunya dapat menempati rating
teratas dari sekian banyak pekerjaan yang sangat Allah cintai?
Ternyata shalat tepat waktu dapat
"menyisihkan" ketaatan pada orang tua dan jihad di jalan Allah.
Padahal, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa perintah untuk taat pada
orang tua adalah perintah yang sangat penting, terbukti hampir dalam setiap
larangan menyekutukan Tuhan (syirik) selalu disandingkan dengan perintah untuk
menaati orang tua. Belum lagi dengan Jihad.
Ternyata "shalat tepat pada waktunya"
dapat mengungguli sebuah amalan yang balasannya sudah dijanjikan Allah berupa
surga dan selalu menjadi idaman seluruh Muslim.
Menurut Prof Musthafa 'Imarah, Dosen Hadis dan
Ilmu Hadis Fakultas Ushuludin Univeristas Al-Azhar, Kairo, Rasulullah
shalallahu 'alaihi wasallam memang tidak hanya sekali ditanya tentang pekerjaan
yang paling dicintai Allah.
Jawaban Beliau pun variatif disesuaikan dengan
orang yang bertanya dan kondisi saat itu. Walau demikian, hadis shalat pada
awal waktu adalah hadis terbanyak yang terdapat dalam kitab-kitab hadist
dibanding dengan hadis-hadis lain.
Kenyataan ini cukup menarik hingga Ibnu Hajar
dalam "Fathul Bari"-nya menukil perkataan Ibnu Bazizah bahwa jihad
memang didahulukan dibanding pekerjaan fisik yang lain karena ia merupakan
pekerjaan yang berat, akan tetapi kesabaran untuk menjaga shalat dan
melaksanakannya "tepat waktu" adalah pekerjaan yang terus dilakukan
secara berulang-ulang hingga hanya orang yang benar-benar bertakwalah yang dapat
terus menjaganya.
Dr Abdul Fattah Abu Ghuddah menyimpulkan bahwa
dalam hadis tersebutlah terdapat kunci kesuksesan Umat Islam, yaitu dengan
"memanfaatkan waktu". Beliau berargumen karena shalat termasuk ibadah
yang sudah ditentukan waktunya.
Jika seorang Muslim melaksanakannya tepat waktu,
dan juga selalu memperhatikan setiap pekerjaan pada waktunya, maka hal itu akan
membuat semua janji dan pekerjaan yang ada di dunianya dapat mudah terlaksana
dengan baik sebagaimana mestinya. Karena telah menjadi pola kebiasaan dan watak
dalam prilaku serta kehidupan seorang Muslim.
Dari sinilah terlihat jelas rahasia mengapa
syariat mengistimewakan ibadah shalat dibanding seluruh ibadah lain.
Selain shalat sebenarnya syariat pun telah
menggambarkan beberapa pekerjaan yang harus sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan. Seperti haji, zakat (baik zakat fitr atau zakat mâl), puasa,
berkurban, memberi nafkah, utang, gadai, bertamu, haid, nifas dan lain-lain.
Secara nyata, Islam ingin mengisyaratkan akan
pentingnya penentuan waktu dan banyaknya kemaslahatan dan manfaat yang ada di
dalamnya. Mudah-mudahan kita selalu dijadikan orang-orang yang selalu menjaga
shalat dan menjadi hamba yang istiqamah menjaga
salatnya. (ubes nur islam dari berbagai sumber)



Comments
Post a Comment